LDKS OPPAL Al-Muhajirin 3: Mencetak Jiwa Pemimpin Santri yang Berintegritas dan Visioner

LDKS OPPAL Al-Muhajirin 3: Mencetak Jiwa Pemimpin Santri yang Berintegritas dan Visioner

Purwakarta — Organisasi Pelajar Pesantren Al-Muhajirin (OPPAL) Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) bagi pengurus baru masa khidmah 2026/2027. Kegiatan ini menjadi agenda wajib yang bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, memperkuat jiwa organisasi, serta menanamkan semangat pengabdian bagi seluruh pengurus OPPAL yang baru dilantik.

Kegiatan LDKS dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis, 13–14 Mei 2026, bertempat di Kebun Anas Bin Malik (ABM) Al-Muhajirin Kampus 5 Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Dengan suasana alam yang asri dan sejuk, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun kekompakan antar pengurus.

img-1778719495.jpg


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ibu Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya organisasi sebagai wadah pembelajaran bagi para santri untuk melatih tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan memimpin sejak dini.

img-1778718988.jpg


LDKS OPPAL tahun ini diprakarsai oleh Muhammad Nasyirudin selaku Pembina OPPAL Putra dan Widayatun Najah selaku Pembina OPPAL Putri, bersama para ustadz dan ustadzah yang turut menjadi panitia pelaksana kegiatan.

img-1778717749.jpg


Berbagai agenda edukatif dan pembinaan karakter disusun untuk membekali para peserta, di antaranya Motivasi Kepemimpinan dalam Berorganisasi, Materi Keorganisasian Santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin (OPPAL), Penyusunan Program Kerja Pengurus OPPAL Masa Khidmah 2026/2027, Api Unggun, hingga Tadabur Alam.



Dalam sesi materi utama, peserta mendapatkan motivasi kepemimpinan dari Dr. H.C. Vera Heryanti Anwar, BA, pakar Aura Charming, yang membawakan materi tentang pentingnya membangun karakter pemimpin yang percaya diri, komunikatif, dan bertanggung jawab dalam organisasi. Selain itu, materi mengenai keorganisasian santri OPPAL disampaikan oleh Bapak H. Karya, M.Pd. yang menekankan pentingnya loyalitas, disiplin, dan kerja sama dalam menjalankan amanah organisasi pesantren.

img-1778716597.jpg

img-1778717908.jpg


Suasana kebersamaan semakin terasa saat malam api unggun berlangsung. Para peserta menunjukkan kreativitas, kekompakan, dan semangat persaudaraan dalam berbagai penampilan dan refleksi kebersamaan. Sementara itu, kegiatan tadabur alam menjadi momen perenungan untuk memperkuat rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang dekat dengan nilai-nilai spiritual.

img-1778717522.jpg


Selain penyampaian materi kepemimpinan dan keorganisasian, kegiatan LDKS juga diisi dengan tausiyah penuh motivasi dari Abun Bunyamin. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya himmah atau cita-cita bagi seorang santri.

“Santri harus memiliki himmah atau cita-cita agar punya doa. Santri yang tidak punya cita-cita berarti tidak punya doa,” tutur beliau di hadapan para peserta.

Beliau juga menyampaikan pesan para ulama bahwa cita-cita setidaknya akan tercapai setengahnya. Oleh karena itu, santri harus berani memiliki impian besar dan tetap istiqamah menghadapi berbagai rintangan dalam proses meraihnya.

“Kalau kita punya cita-cita, apa pun rintangan dan hambatannya akan bisa dihadapi,” ungkap beliau.

img-1778723460.jpg

Dalam tausiyah tersebut, beliau turut menyampaikan rasa bahagianya apabila para santri kelak menjadi orang sukses karena hal itu menjadi bukti keberhasilan pendidikan pesantren dalam mencetak generasi unggul.

Syaikhuna juga menekankan pentingnya kecerdasan intelektual sebagai syarat utama menuju kesuksesan. Menurut beliau, anugerah terbesar yang Allah berikan kepada manusia adalah akal dan kecerdasan.

“Kebodohan itu musibah, karena manfaat hidupnya sedikit,” pesan beliau kepada seluruh peserta.

Di akhir tausiyahnya, beliau memberikan tiga kunci penting bagi santri dalam menjalani kehidupan, yakni rajin ibadah, rajin usaha, dan rajin dzikir.

img-1778723075.jpg

img-1778723167.jpg

Melalui kegiatan LDKS ini, diharapkan seluruh pengurus OPPAL masa khidmah 2026/2027 mampu menjadi generasi pemimpin santri yang aktif, disiplin, berintegritas, serta siap membawa organisasi menuju arah yang lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3.



Sumber : https://muhajirin3.com/ldks-oppal-al-muhajirin-3-mencetak-jiwa-pemimpin-santri-yang-berintegritas-dan-visioner-detail-462914