PURWAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Purwakarta pada Jumat pagi. Usai melaksanakan agenda rutin Marhabaan mingguan, ratusan tenaga pendidik dan staf berkumpul untuk mengikuti workshop inspiratif bertajuk "Bahagia Tanpa Rekayasa: Menjalani Peran sebagai Ibadah Menuju Ridha-Nya."


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. H. C. Vera Haryanti Anwar, BA., seorang pakar yang dikenal luas sebagai Aura Charming Trainer.
Acara dibuka secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Purwakarta, Ibu Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan sosok Dr. Vera sebagai sosok yang mampu membantu seseorang menemukan kebahagiaan sejati melalui pengelolaan emosi.

"Beliau adalah Aura Charming Trainer yang akan membantu kita semua untuk mengelola emosi agar terpancar aura positif dalam diri. Harapannya, para guru bisa menjalani tugas dengan hati yang lapang dan bahagia," ujar Ibu Hj. Kiki.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala SMK Al-Muhajirin, Bapak H. Karya, M.Pd., Kepala SMA 3 Al-Muhajirin, Ibu Fitri Marliani, S.Pd., jajaran wakil pengasuh, wakil kepala sekolah, serta seluruh guru dan staf di lingkungan Al-Muhajirin 3.

Inti dari workshop ini bukan sekadar teori. Setelah memaparkan materi tentang urgensi mengelola emosi dalam dunia pendidikan, Dr. Vera membimbing para peserta melakukan praktik langsung Terapi Aura.
Dalam sesi yang penuh haru tersebut, para peserta diajak masuk ke alam bawah sadar untuk mengidentifikasi berbagai masalah berat yang selama ini menjadi beban pikiran. Dr. Vera kemudian menuntun peserta untuk melepaskan beban tersebut dengan menanamkan pola pikir positif (positive thinking) dan keyakinan tauhid bahwa Allah SWT adalah satu-satunya sandaran terbaik dalam setiap ujian hidup.

Sesi terapi ini membuat suasana menjadi lebih tenang dan melegakan. Banyak peserta merasa lebih ringan dalam memandang tanggung jawab mereka sebagai pendidik setelah menyadari bahwa setiap peluh keringat adalah bagian dari ibadah.
Kegiatan berakhir tepat pukul 11.30 WIB, ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar seluruh civitas akademika. Melalui workshop ini, keluarga besar Ponpes Al-Muhajirin 3 Purwakarta diharapkan dapat kembali menjalankan tugas mengajar dengan semangat baru dan aura yang lebih positif demi mencetak generasi Robbani.

