Artikel Populer

Ribuan Santri Al-Muhajirin Kembali ke Pondok, Syaikhuna Tekankan Ibadah Berbasis Ilmu

Ribuan Santri Al-Muhajirin Kembali ke Pondok, Syaikhuna Tekankan Ibadah Berbasis Ilmu

PURWAKARTA – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pondok Pesantren Al-Muhajirin saat menerima kembali kedatangan para santri pasca-libur Idul Fitri. Agenda kedatangan ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan santri putri pada hari Sabtu (4/4) dan dilanjutkan dengan santri putra pada hari Ahad (5/4). Tak sekadar kembali ke asrama, momen ini juga menjadi ajang Halal Bihalal antara pengurus pesantren dengan wali santri dan para santri.

‎Pada pertemuan hari Sabtu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, memberikan tausyiah yang menjadi bekal spiritual bagi para santri putri dan wali santri. Beliau menekankan pentingnya Istiqomah dalam beribadah yang didasari dengan ilmu. "Ibadah tanpa ilmu ditolak, dan pondok adalah tempat terbaik untuk mendalami fiqh, tauhid, akhlak, hingga tasawuf," tutur beliau.

img-1775444200.jpg

‎Selain itu, Syaikhuna juga menyoroti aspek kemandirian dan dakwah. Beliau berpesan agar santri memiliki jiwa Taqwa dan semangat Dakwah, karena berjuang di jalan Allah adalah bisnis yang tidak akan pernah rugi. Beliau juga mendorong para santri untuk memiliki etos Usaha yang kuat, baik di bidang perdagangan maupun pertanian, agar kelak menjadi pribadi mandiri yang tidak bergantung pada orang lain.

‎Berlanjut pada hari Ahad, giliran santri putra yang datang ke pondok. Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. Dalam tausyiahnya, beliau membakar semangat para santri untuk kembali fokus dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Beliau mengingatkan bahwa masa muda di pesantren adalah investasi besar untuk masa depan yang gemilang.

img-1775444288.jpg

‎Dr. Hj. Ifa juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan pihak pesantren dalam menjaga hidayah dan semangat belajar anak agar tetap konsisten hingga akhir masa pendidikan.

‎Kepada para wali santri, Hj. Kiki Zakiah selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 menekankan bahwa memondokkan anak adalah investasi terbesar dan bentuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga liang lahat. "Niatkan dengan tulus dan ikhlas. Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pendidikan agama anak adalah perjuangan di jalan Allah, yang insyaallah bernilai pahala syahid," tegasnya.

img-1775444376.jpg

‎Momen kembalinya santri ini diharapkan menjadi titik awal yang baik untuk menapaki tahun ajaran dengan semangat baru, hati yang bersih, dan tekad yang kuat untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Saya suka pondok nya nyaman banget...

Aqma syahiroh

Pesantren nya bukan cuma bagus dalam kurikulumnya saja tetapi juga bagus dalm pendiidikan bahasanya...

Hafidz Roihan Anshory

Saya ingin mondok di almuhajirin3...

Dimas saputra

tempatnya yang ada masjid besar yang menaranya tinggi kan? kami pernah istirahat disana. tempatnya a...

M. Rifki Firdaus

iiih,,,, aku pengen mondok disini!!...

Siska Amelia Zahra

Ilmu umumnya dapat... ilmu agamanya juga OK!...

Zamzam

Kurikulumnya bagus, memadukan kurikulum sekolah dengan kurikulum pesantren...

Siti Fatimah

Lokasinya luas dan fasilitasnya nyaman. Ayo Mondok! :)...

Wahyu
Kategori