Estafet Perjuangan: Pelantikan Pengurus OPPAL Masa Khidmah 2026/2027 Berlangsung Khidmat
PURWAKARTA – Di bawah langit Jumat malam (17/4) yang tenang, suasana di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 terasa berbeda. Ratusan santri berkumpul dengan rapi, menciptakan pemandangan yang khidmat sekaligus penuh energi. Malam itu bukan sekadar seremoni biasa, melainkan momentum penting transisi tongkat estafet kepemimpinan: Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Organisasi Pelajar Pesantren Al-Muhajirin (OPPAL).
Tepat pukul 20:00 WIB, acara dibuka dengan lantunan syahdu ayat suci Al-Qur’an dan gema Sholawat yang menyejukkan hati. Semangat pun kian membara saat seluruh hadirin berdiri tegak, menyuarakan loyalitas melalui Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, disusul deru semangat Mars Syubbanul Wathon dan kekhidmatan Hymne Al-Muhajirin yang menggema di setiap sudut pesantren.
Hadir memantau langsung prosesi ini, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., didampingi Pengasuh Al-Muhajirin 3, Ibu Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., beserta jajaran wakil pengasuh dan dewan asatidz.
Momen Haru dan Bangga
Prosesi inti dimulai saat Ibu Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah melantik secara resmi jajaran pengurus OPPAL masa khidmah 2026/2027. Sorot mata penuh tekad terlihat dari para pengurus baru saat mereka menerima amanah dari para pendahulunya. Dalam sambutannya, Ibu Hj. Kiki menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

"Amanah ini adalah kehormatan. Jalankanlah dengan hati yang tulus," ungkap beliau. Tak lupa, beliau memberikan apresiasi mendalam bagi pengurus OPPAL periode 2025/2026 yang telah menuntaskan masa pengabdian mereka dengan catatan prestasi yang membanggakan.
Pesan Mendalam dari Syaikhuna
Menjelang akhir acara, suasana semakin hening saat Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin memberikan tausyiahnya. Pesan beliau menjadi pengingat tajam bagi para pemimpin muda yang baru saja berikrar.

"Jabatan adalah amanah yang berat. Ia bisa menjadi anugerah yang mengangkat derajatmu jika dilaksanakan dengan baik, namun ia juga bisa menjadi musibah jika disia-siakan," tegas Syaikhuna.
Petuah tersebut menjadi bekal berharga bagi pengurus OPPAL baru sebelum mereka melangkah menjalankan roda organisasi. Acara pun ditutup dengan doa bersama pada pukul 22:00 WIB, diiringi rasa syukur dan optimisme baru.
Selamat berkhidmah, OPPAL 2026/2027! Jadikan jabatanmu sebagai jalan menebar manfaat bagi sesama santri dan pesantren.
Belum Ada Komentar