Sinergi Ulama Nasional: Gus Miftah dan Ustadz Yusuf Mansur Sambangi Ponpes Al-Muhajirin 3 Purwakarta
PURWAKARTA – Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Purwakarta menjadi titik temu dua tokoh ulama kondang nasional, Gus Miftah dan Ustadz Yusuf Mansur, dalam agenda kunjungan silaturahmi pada Selasa (14/4). Kehadiran keduanya membawa pesan kuat tentang peran vital santri di era modern.
Kedatangan kedua ulama tersebut disambut langsung dengan penuh khidmat oleh jajaran pimpinan pesantren, di antaranya Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA selaku Pimpinan Pusat Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. selaku Ketua Yayasan Al-Muhajirin, dan Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H. selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3, serta seluruh tenaga pendidik yang berkhidmah di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3.

Dalam sambutannya, Ustadz Yusuf Mansur memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pendidikan di pesantren. Menurutnya, pesantren adalah investasi terbaik bagi masa depan generasi muda.
"Pesantren adalah landasan yang sangat luar biasa untuk menopang kehidupan kita yang akan datang. Di sini, para santri sudah dibekali ilmu agama yang tinggi sehingga siap bersaing dalam menghadapi berbagai dinamika di tengah masyarakat," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Gus Miftah dalam tausiyahnya membakar semangat ratusan santri dengan menyoroti sejarah besar bangsa Indonesia. Beliau mengingatkan bahwa banyak tokoh penting dan petinggi negara yang mengawali jejak kariernya dari lingkungan pesantren.
"Santri harus siap menghadapi tantangan zaman. Lihatlah sejarah, banyak pemimpin besar di negeri ini yang lahir dari rahim pesantren," tegas Gus Miftah. Ia juga berpesan agar para santri tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga harus tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Melalui kunjungan silaturahmi ini, pihak Yayasan Al-Muhajirin berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara ulama nasional dan institusi pendidikan. Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. menegaskan bahwa kehadiran para tokoh ini merupakan suntikan motivasi bagi santri untuk terus berkhidmat dan berkontribusi bagi masyarakat luas.
Pertemuan ini ditutup dengan suasana akrab, menandai komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.

Belum Ada Komentar